Jumat, 10 Juni 2011

pojok rumor : KRAS Diincar Asing, Target 1350 Segera Tercapai

Saham PT Krakatau Steel (KRAS) diincar investor asing, sehingga target harga Rp1.350 pun diperkirakan segera tercapai.
Saat ini beredar kabar bahwa perusahaan baja terbesar di Jepang ingin membeli sebagian saham yang dimiliki oleh pemerintah melalui tender. Salah satu pelaku pasar “membisikkan” bahwa porsi yang akan dilepas pemerintah sekitar 5%. Hal ini memicu ekspektasi harga KRAS akan segera melonjak.
Laba bersih KRAS pada 2010 lalu mencetak angka Rp 1.062 triliun dan sebanyak 98%-nya akan dibagikan sebagai dividen senilai Rp1.051 triliun pada 15 Juli mendatang.
Mengenai proyek blast furnace yang ramai dibicarakan sebelumnya, pada akhirnya pihak KRAS berencana mengakuisisi salah satu perusahaan penambang batubara di Kalimantan Selatan untuk memasok kebutuhan batubara yang digunaka. Dana investasi akan didapatkan dari beberapa bank besar, salah satunya adalah Bank Mandiri.
Pada perdagangan Kamis (9/6) kemarin, KRAS ditutup di level Rp1.140 atau naik 20 poin (1,79%). Emiten ini diperdagangkan sebesar 52.46 juta lembar saham, senilai Rp58.53 miliar. [ast]

Senin, 06 Juni 2011

analisa Indofood (INDF). oleh analis: ian gibranata

INDF termasuk saham unggulan yang menarik tahun ini. Mengapa? ada dua hal yang membuat INDF, yang pertama INDF merupakan perusahaan yang bergerak dibidang makanan. nah logikanya setiap orang pasti membutuhkan makanan tiap harinya, sehingga INDF sangat dibutuhkan dalam masyarakat. Sedangkan yang kedua laba INDF cenderung meningkat tiap tahunnya, buktinya pada 29/04 lalu Indofood meraup untung 1 trilliun ( laba ini naik 52,8 % dari tahun lalunya ). Hal ini sangat berdampak pada pembagian dividennya, karena dividen berbanding lurus dengan laba perusahaan. berikut berita mengenai pembagian dividen tahun ini:

PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) akan membagikan dividen tunai Rp133 per lembar saham. Dividen akan dibagikan mencerminkan 40 persen dari total laba bersih tahun buku 2010 yang mencapai Rp2,95 trilyun.

CEO INDF Anthony Salim usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Jakarta, Jumat (27/05), mengungkapkan, dividen kepada para pemegang saham dibayarkan pada 9 Agustus 2011.


Sumber : INDOFINANZ.COM


menanggapi berita diatas, 133/saham menurut sy sangat menarik minat investor ( baik asing maupun lokal ). Hal ini dapat menjadi salah satu faktor naiknya harga saham tersebut. Namun untuk saat ini harga INDF masih di atas harga wajar.

Dari analisa technical, bollinger bands dan parabolic sars, INDF masih berpeluang mengalami penurunan. Demikian juga pada MACD nya, garisnya masih cenderung mengarah turun. Dari perhitungannya harga wajar INDF berkisar antara 5,150 - 5,250. Jadi artinya jika harga sudah menyentuh harga wajar tsb, maka harga saham ini sudah tergolong rendah.

happy investing. your choice is the best

lirik analisa Adaro Energy. oleh analis: ian gibranata

Adaro Energy bagus untuk saham jangka panjang dan menengah. Berdasarkan rumor yang beredar dimasyarakat, ADRO akan mengakuisisi 4 perusahaan tambang. Berikut rumor tentang hal tersebut :

"INILAH.COM, Jakarta - PT Adaro Energy Tbk (ADRO) dikabarkan akan mengakuisisi empat perusahaan tambang batubara di Kalimantan dan Sumatera.

Langkah ini untuk mendukung peningkatan produksi perseroan yang ditargetkan mencapai 48 juta ton atau naik 13,7%. Pada kuartal I 2011, produksi batubara perseroan baru mencapai 10 juta ton."