PT Astratel Nusantara (Astratel), anak perusahaan PT Astra International
Tbk (ASII) menandatangani dokumen pengalihan saham atas 95 persen
saham-saham PT Marga Hanurata Intrinstic (MHI) dari PT Natpac Graha
Arthamas (Natpac).
Dengan demikian, komposisi pemegang saham MHI setelah akuisisi tersebut
menjadi 95 persen Astratel dan lima persen Natpac. Untuk akuisisi
tersebut, Astratel membayar sekira Rp750 miliar kepada Natpac.
Dana tersebut berasal dari internal funding induk perusahaan,
ASII. Akuisisi ini dinilai strategis, karena merupakan kelanjutan dari
langkah Grup Astra dalam bidang infrastruktur, khususnya pengembangan
jalan tol di Indonesia.
"Kami berupaya ikut serta dalam mendukung pembangunan ekonomi nasional,
yakni dengan pengembangan infrastruktur yang sangat dibutuhkan bagi
pembangunan Indonesia,” ujar Presiden Direktur Astra International
Prijono Sugiarto dalam keterangan tertulisnya kepada okezone, di Jakarta, Selasa (6/9/2011).
Sekadar informasi, MHI adalah perusahaan yang telah menandatangani
Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT) dengan Badan Pengatur Jalan Tol
(BPJT) dan MHI akan melaksanakan pengusahaan jalan tol ruas
Kertosono-Mojokerto sepanjang 40,5 km, yang meliputi kegiatan pendanaan,
perencanaan teknik, melaksanakan konstruksi, pengoperasian dan
pemeliharaan jalan tol tersebut.
Biaya proyek jalan tol ini secara keseluruhan diperkirakan adalah
sekira Rp3,5 triliun termasuk biaya pembebasan tanah dan konstruksi. MHI
sekarang ini telah masuk dalam tahap proses pembebasan tanah dan
melakukan pekerjaan konstruksi.
Dengan akuisisi MHI ini, maka Astratel telah memiliki tiga ruas tol,
termasuk PT Marga Mandalasakti (MMS) yang mengoperasikan jalan tol ruas
Tangerang-Merak sepanjang 72,5 km dan PT Marga Trans Nusantara (MTN)
yang akan membangun dan mengoperasikan jalan tol ruas Kunciran-Serpong
sepanjang 11,2 km bekerja sama dengan PT Jasa Marga Tbk.
Total penyertaan Astratel untuk ketiga jalan tol ini mencapai Rp3,4
triliun dengan total panjang jalan 124,15 km, di mana 72,5 km yang
dikelola oleh MMS telah beroperasi. Astratel yang didirikan 12 Oktober
1992 merupakan perusahaan induk untuk Divisi Infrastruktur dalam Grup
Astra.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar