Bursa Efek Indonesia (BEI) meluncurkan Indonesia Syariah Stock Indek (ISSI) pada 12 Mei mendatang.
Peluncuran ISSI ini dimaksudkan untuk meningkatkan pasar modal khusus yang berbasiskan syariah. Demikian paparan yang disampaikan Direktur Pengembangan BEI, Friderica Widiasari Dewi di Gedung BEi Jakarta, Selasa (3/5).
Peluncuran ISSI ini dimaksudkan untuk meningkatkan pasar modal khusus yang berbasiskan syariah. Demikian paparan yang disampaikan Direktur Pengembangan BEI, Friderica Widiasari Dewi di Gedung BEi Jakarta, Selasa (3/5).
"Investor syariah tidak hanya muslim, buktinya di London (Inggris) marketnya bisa berkembang," ungkap dia. Namun di Indonesia, lanjut dia meskipun pertumbuhan saham kita yang terbaik di kawasan Asia Pasifik, tetapi perkembangan pasar terbatas.
Hal ini lah yang memicu BEI untuk menerbitkan ISSI. "Kenapa market kurang berkembang, sebab (sebagian) masyarakat kita tidak suka konvensional. Selain itu, edukasi market saham juga susah,” tambah dia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar