berita terkait :
Perusahaan tambang batubara, PT Adaro Energy Tbk (ADRO) sepanjang kuartal I tahun ini mencatatkan laba bersih sebesar US$109 juta atau naik 11,3% menjadi dibanding periode yang sama tahun sebelumnya senilai US$98 juta.
Presiden Direktur Perseroan ADRO, Garibaldi Thohir mengatakan kenaikan laba bersih tersebut terutama ditopang oleh kenaikan harga jual rata-rata sebesar 16,3% dari periode yang sama 2010, keuntungan selisih kurs sebesar US$8,7 juta, dan tidak adanya amortisasi goodwill, sedangkan amortisasi goodwill pada periode yang sama tahun sebelumnya adalah sebesar AS$13 juta.
“Perseroan memasuki tahun ini dengan berada pada jalur yang baik untuk mencapai target tahun 2011 dan menerapkan strategi untuk menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan dari batubara Indonesia,” ungkapnya dalam keterangan resmi yang diterima IMQ21 di Jakarta, Senin (2/5).
Garibaldi juga menambahkan perseroan juga membukuka pendapatan usaha bersih konsolidasi di sepanjang kuartal I tahun ini mengalami peningkatan meningkat 11,7% menjadi US$757 juta dibanding sebelumnya sebesar US$678 juta.
Namun, sayangnya tingkat volume produksi dan penjualan perseroan di kuartal pertama 2011 menurun sebesar 6,8% dan 4,8% menjadi 10,6 juta ton dan 10,9 juta ton dari periode yang sama tahun lalu.
analisa technical :
pada indikator bolinger bands ADRO baru membuka kenaikannya, hal ini akan terus berlanjut sampai level 2,500 di resistance awal dan 2,700 di resistance kedua. Hal ini juga didukung banyaknya jumlah investor asing yang masuk mulai 2 hari terakhir hingga hari ini. Selain itu pada perdagangan kali ini ADRO mempunyai nilai value yang paling tinggi. signal beli..

Tidak ada komentar:
Posting Komentar