1. KIJA
PT Bekasi Power, anak usaha PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) menandatangani perjanjian kerjasama jual beli listrik dengan PT PLN hari ini. Menurut Investor Relations Manager KIJA, Tim Beekelaar, seperti dikutip IB News, PLN akan membeli 100% listrik yang dihasilkan oleh pembangkit listrik Bekasi Power berkapasitas 130 MW selama 20 tahun ke depan. Dengan ditandatanganinya kerja sama ini, KIJA menargetkan pembangkit listrik akan dapat beroperasi pada triwulan IV-2011. KIJA menargetkan kontribusi pendapatan sebesar US$85 juta per tahun dari pembangkit listrik tersebut.
2. ASII: 2010, Cetak Rekor Laba Rp 14 Triliun
PT Astra International Tbk (ASII) berhasil mencetak laba bersih Rp 14,3 triliun, naik 43% dibandingkan 2009 yang sebesar Rp 10,04 triliun. Demikian disampaikan oleh Presdir Astra Internasional Prijono Sugiarto dalam siaran pers, Kamis (24/2/2011). "Bisnis Grup Astra menunjukkan kinerja yang sangat memuaskan pada tahun 2010, membuat Astra mencatatkan rekor laba dan aktiva bersih per lembar saham yang tertinggi selama ini. Diperkirakan iklim bisnis 2011 akan tetap menggembirakan dengan tingkat pertumbuhan laba diharapkan tetap prospektif," tutur Prijono. Kenaikan laba bersih perseroan di 2010 ditopang oleh pendapatan bersih yang mencapai Rp 130 triliun atau naik 32% dibanding 2009 yang sebesar Rp 98,526 triliun. Sementara laba usaha naik 15% menjadi 14,7 triliun di 2010.
3. AALI: 2010, Raup Laba Bersih Rp2,01 Triliun
PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) mencatatkan laba bersih naik 21,44% dari Rp1,66 triliun pada 2009 menjadi Rp2,01 triliun pada 2010. Demikian seperti dikutip INILAH.COM dari keterbukaan informasi ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (24/2). Kenaikan laba bersih diikuti kenaikan pendapatan sebesar 19,11% dari Rp7,42 triliun pada 2009 menjadi Rp8,43 triliun pada 2010. Laba kotor perseroan naik 16,36% dari Rp3,10 triliun pada 2009 menjadi Rp3,60 triliun pada 2010. Selain itu, laba usaha naik 14,88% dari Rp2,61 triliun pada 2009 menjadi Rp2,99 triliun pada 2010. Laba bersih per saham dasar pun naik menjadi Rp1.280,70 pada 2010 dari periode sama sebelumnya sebesar Rp1.054.55. Jumlah kewajiban dan ekuitas naik 16,11% dari Rp7,57 triliun pada 2009 menjadi Rp8,79 triliun pada 2010. Kas dan setara kas perseroan naik 57,34% dari Rp788,54 miliar pada 2009 menjadi Rp1,24 triliun pada 2010.
4.BDMN: Laba Danamon Rp2,88 Triliun
PT Bank Danamon Indonesia Tbk pada 2010 membukukan laba bersih setelah pajak sebesar Rp2,88 triliun, naik 88% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya Rpl,532 triliun yang ditopang pendapatan nonbunga selain dari mass market. Menurut Dirut Bank Danamon Henry Ho, kenaikan laba ditopang oleh ekspansi kredit yang tumbuh 31 % jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya menjadi Rp82,66 triliun. Kredit bagi nasabah pada segmen usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) mencatat pertumbuhan sebesar 24% menjadi Rp26,56 triliun jika dibandingkan dengan periode sebelumnya. Nilai kredit itu mewakili 32% dari total kredit perseroan.
5. BLTA: Anak Usaha Bakal IPO Maret Senilai US$140 Juta
Salah satu anak usaha PT Berlian Laju Tanker Tbk (BLTA) yaitu PT Buana Listya Tama siap menawarkan saham perdana ke publik (IPO/Initial Public Offering) di Maret 2011. Dana yang dapat diincar dari IPO ini mencapai US$ 140 juta. Menurut Direktur Keuangan PT Berlian Laju Tanker Tbk (BLTA) Kevin Wong, hasil IPO anak usaha akan digunakan untuk pengembangan usaha. Khususnya dalam sektor transportasi energi. Perseroan telah mempercayakan PT Danatama Makmur serta beberapa underwriter asing sebagai penjamin emisi efek penawaran umum saham perdana Buana Listya Tama. Pencatatan saham perdana diperkirakan berlangsung pada Maret 2011.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar