Sabtu, 26 Februari 2011

5 saham pilihan (stock picks)

1. KIJA
PT Bekasi Power, anak usaha PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA)  menandatangani perjanjian kerjasama jual beli listrik dengan PT PLN hari ini.   Menurut Investor Relations Manager KIJA, Tim Beekelaar, seperti dikutip IB News, PLN akan membeli  100% listrik yang dihasilkan oleh pembangkit  listrik Bekasi Power berkapasitas 130 MW selama 20 tahun ke depan.   Dengan ditandatanganinya kerja sama ini, KIJA menargetkan pembangkit  listrik akan dapat beroperasi pada triwulan IV-2011.  KIJA menargetkan  kontribusi pendapatan sebesar US$85 juta per tahun dari pembangkit listrik  tersebut.
 
2. ASII: 2010, Cetak Rekor Laba Rp 14 Triliun
PT Astra International Tbk (ASII) berhasil mencetak laba bersih Rp 14,3  triliun, naik 43% dibandingkan 2009 yang sebesar Rp 10,04 triliun. Demikian  disampaikan oleh Presdir Astra Internasional Prijono Sugiarto dalam siaran  pers, Kamis (24/2/2011). "Bisnis Grup Astra menunjukkan kinerja yang  sangat memuaskan pada tahun 2010, membuat Astra mencatatkan rekor  laba dan aktiva bersih per lembar saham yang tertinggi selama ini.  Diperkirakan iklim bisnis 2011 akan tetap menggembirakan dengan tingkat  pertumbuhan laba diharapkan tetap prospektif," tutur Prijono. Kenaikan  laba bersih perseroan di 2010 ditopang oleh pendapatan bersih yang  mencapai Rp 130 triliun atau naik 32% dibanding 2009 yang sebesar Rp  98,526 triliun. Sementara laba usaha naik 15% menjadi 14,7 triliun di 2010.
 
3. AALI: 2010, Raup Laba Bersih Rp2,01 Triliun
PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) mencatatkan laba bersih naik 21,44% dari  Rp1,66 triliun pada 2009 menjadi Rp2,01 triliun pada 2010.  Demikian seperti  dikutip INILAH.COM dari keterbukaan informasi ke Bursa Efek Indonesia  (BEI), Kamis (24/2). Kenaikan laba bersih diikuti kenaikan pendapatan  sebesar 19,11% dari Rp7,42 triliun pada 2009 menjadi Rp8,43 triliun pada  2010. Laba kotor perseroan naik 16,36% dari Rp3,10 triliun pada 2009  menjadi Rp3,60 triliun pada 2010. Selain itu, laba usaha naik 14,88% dari  Rp2,61 triliun pada 2009 menjadi Rp2,99 triliun pada 2010. Laba bersih per  saham dasar pun naik menjadi  Rp1.280,70 pada 2010 dari periode sama  sebelumnya sebesar Rp1.054.55. Jumlah kewajiban dan ekuitas naik 16,11%  dari Rp7,57 triliun pada 2009 menjadi Rp8,79 triliun pada 2010. Kas dan  setara kas perseroan naik 57,34% dari Rp788,54 miliar pada 2009 menjadi  Rp1,24 triliun pada 2010. 
 
4.BDMN: Laba Danamon Rp2,88 Triliun
PT Bank Danamon Indonesia Tbk pada 2010 membukukan laba bersih  setelah pajak sebesar  Rp2,88 triliun, naik 88% jika dibandingkan dengan  periode yang sama tahun sebelumnya Rpl,532 triliun  yang ditopang  pendapatan nonbunga selain dari mass market.  Menurut Dirut Bank  Danamon Henry Ho, kenaikan laba ditopang oleh ekspansi kredit yang  tumbuh 31 %  jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun  sebelumnya menjadi Rp82,66 triliun. Kredit bagi nasabah pada segmen  usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) mencatat pertumbuhan sebesar  24% menjadi Rp26,56 triliun jika dibandingkan dengan periode sebelumnya.  Nilai kredit itu mewakili 32% dari total kredit perseroan. 
 
5. BLTA: Anak Usaha Bakal IPO Maret Senilai US$140 Juta
Salah satu anak usaha PT Berlian Laju Tanker Tbk (BLTA) yaitu PT Buana  Listya Tama siap menawarkan saham perdana ke publik (IPO/Initial Public  Offering) di Maret 2011. Dana yang  dapat diincar dari IPO ini mencapai  US$ 140 juta. Menurut Direktur Keuangan PT Berlian Laju Tanker Tbk (BLTA)  Kevin Wong, hasil IPO anak usaha akan digunakan untuk pengembangan  usaha. Khususnya dalam sektor transportasi energi. Perseroan telah  mempercayakan PT Danatama Makmur serta beberapa underwriter asing  sebagai penjamin emisi efek penawaran umum saham perdana Buana Listya  Tama. Pencatatan saham perdana diperkirakan berlangsung pada Maret 2011.
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar