Selasa, 01 Maret 2011

stock picks march

coba cermati dan perhatikan pergerakan 5 saham dibawah ini :
1. ASII
2. BUMI
3. BBTN
4. BBRI
5. AALI

ke lima saham di atas merupakan saham saham blue chips, punya likuiditas tinggi dan sedang up trend.

recomendation stock march 2011 (minggu pertama)

BBTN

- fundamental analysis
berita terkait BBTN :

1.BBTN: Akan Segera Membagikan Dividen Rp 65/saham
PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) dikabarkan akan membagikan dividen sebesar Rp65 per saham pada Maret ini.Perseroan juga akan melebarkan sayap dengan mencaplok bank kecil beraset Rp1 triliun. Aksi korporasi ini dengan menggandeng PT Jamsostek persero sehingga dapat terwujud dalam waktu dekat.
2.BBTN: Siap Dukung Kredit Rumah Murah, Asal...
PT Bank Tabungan Negara (BTN) Tbk siap memberikan kredit rumah murah seharga Rp 20-26 juta per unit. Namun BTN memberikan catatan rumah murah dengan harga Rp 20-26 juta hanya bisa terealisasi tanpa menghitung biaya tanah.

Wakil Direktur Utama Bank Tabungan Negara (BTN) Evi Firmansyah, menjelaskan mengembangkan rumah murah itu perlu dipikirkan biaya tanah dan pembangunannya. Apalagi saat ini harga tanah terutama di kota-kota sudah begitu tinggi, sehingga ia memastikan program rumah murah bisa teralisasi dengan dukungan tanah gratis.

- technical analysis


Dalam analisa technikal kali ini, indicator yang digunakan adalah parabolic SAR dan bolinger bands. Dari kedua indikator itu, signal yang di peroleh adalah signal beli. Ini merupakan waktu yang tepat untuk membeli karena selain kedua hal diatas, akan ada pembagian deviden pada maret ini.

- prediction
akan semakin banyak investor yang bertujuan mengambil keuntungan lewat pembagian dividen, sehingga hal itu akan memicu naiknya volume beli. BBTN diperkirakan mampu mencapai level 1,450-1,480.

- exit plan
support point : 1,320-1,300



Senin, 28 Februari 2011

rekomendasi lanjutan BUMI

Minyak Asia Kembali Melambung di Atas US$100 
Harga minyak mentah naik di perdagangan Asia Senin (28/2) dengan futures di New York kembali mencapai US$100 per barel setelah kerusuhan di Timur Tengah yang kaya minyak menjadi lebih luas. 

AFP melaporkan minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman April naik US$1,28 menjadi US$113,42 per barel, sementara kontrak utama New York, minyak mentah light sweet untuk pengiriman April, naik US$1,66 ke US$99,54 per barel. Kontrak New York untuk minyak West Texas Intermediate telah mencapai US$103,41 pada hari Kamis, level terakhir yang terlihat pada September 2008, dan Brent mendekati US$120 sebelum Arab Saudi meyakinkan pasar untuk siap meningkatkan pasokan. "Kerusuhan di Timur Tengah dan kekhawatiran bahwa situasi akan memburuk masih mendukung harga minyak meskipun berita bahwa Arab Saudi akan meningkatkan produksi," kata Ong Yi Ling, seorang analis investasi dari Phillip Futures di Singapura.

Gejolak anti-pemerintah membuat gaduh di Libya dan telah menyebar ke ke daerah Timut Tengah lainnya seperti Oman, Teluk eksportir minyak lainnya selama akhir pekan, di mana polisi menembak mati dua pengunjuk rasa.

Mayoritas produsen minyak mentah Iran pada hari Minggu mendesak OPEC, terutama Arab Saudi, untuk menahan diri dari setiap peningkatan produksi minyak sepihak dan mengatakan produksi minyak mentah saat ini cukup untuk memenuhi kekurangan yang timbul dari kerusuhan di Libya. "Tidak perlu bagi anggota OPEC terburu-buru dan mengambil keputusan sepihak untuk meningkatkan produksi," ujar Masoud Mirkazemi, Menteri Perminyakan Arab Saudi saat diminta komentarnya mengenai penawaran Riyadh untuk mengkompensasi kekurangan produksi yang terjadi.

Mirkazemi, Presiden Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) mengatakan sejauh ini OPEC belum memutuskan untuk mengadakan sidang luar biasa untuk membahas peningkatan produksi. Arab Saudi, produsen minyak terbesar OPEC, memompa sekitar 8,4 juta barel minyak per hari dan Iran adalah kartel eksportir terbesar kedua.

Dengan adanya berita tersebut, semakin banyak para konsumen yang menghindar dari pemakaian minyak. Sehingga para konsumen semakin membutuhkan subtitusi minyak yaitu batu bara yang harganya relatif stabil. Dengan demikian saham BUMI pada perdagangan besok masih bisa melakukan penguatan.


 - price prediction BUMI
'' BUMI diperkirakan mampu mencapai level 3,075-3,125 pada minggu ini ( waktu dekat )".


 - exit plan
support point : 2,800-2,700


 - note
" selalu perhatikan volume transaksi ".

rekomendasi selasa 01-03-2011

INKP 

 - analisa fundamental
  > berita terkait INKP : 
1. Investor Masuk, INKP Bepeluang Menuju Rp2.000 
Kabar masuknya perusahaan kayu dan kertas asal Australia dan Singapura ke PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) berpotensi mengangkat saham ini menuju Rp2.000.
Selain itu, INKP juga dikabarkan berencana membagi dividen. Berita ini juga ikut mendorong penguatan harga saham INKP ini.

2. Indah Kiat akan Bagi Dividen 
PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP) rencananya akan membagikan dividen setelah laporan keuangan tahunan di 2010 cukup positif.
Harga saham INKP dikabarkan akan menuju level Rp1.850-2.000. Bagi pecinta saham lapis kedua tentu sangat positif untuk berburu saham ini.


 - analisa technical

Pada 2 indikator, MACD dan stochastic fast menunjukkan signal beli dan tanda mengalami kenaikan. Karena garis MACD sudah memotong garis signal keatas sedangkan garis stochastic fast sudah melebihi point 80. Hal ini merupakan signal beli yang tepat. Selain itu signal pada indicator bolinger bands juga menunjukkan signal beli.
Meskipun chart pada saham INKP ini cenderung downtrend, akan tetapi saham ini pada saat ini mencapai titik yang rendah, dan pernah mencapai level 2,375. Hal ini merupakan kesempatan yang baik untuk menginvestasikan dana saham.

 - perkiraan harga
'' Pada perdagangan besok, INKP diperkirakan mampu mencapai level 1,560-1,580. rekomendasi : buy ''.

 - exit plan
support point : 1,490-1,470

 - note
'' Perhatikan jumlah foreign yang masuk dan jumlah volumenya ''.

Sabtu, 26 Februari 2011

saham pilihan senin 28 februari 2011

BUMI

- technical analysis
Secara technical, BUMI memiliki chart yang memiliki up trend. Pada perdagangan kemarin jumat,25-02-2011 saham BUMI di tutup pada level 2,925 atau menguat 150 point. Selain itu jumlah permintaannya juga diperkuat, hal itu menunjukkan banyak peminat/pembeli saham BUMI.
Pada 2 indikator, MACD dan stochastic fast menunjukkan signal beli dan tanda mengalami kenaikan. Karena garis MACD sudah memotong garis signal keatas sedangkan garis stochastic fast sudah melebihi point 80. Hal ini merupakan signal beli yang tepat.
- fundamental analysis
  > berita terkait BUMI resources :

 1. BUMI: 28 Februari, Vallar Resmi Kuasai 25% Saham BUMI
Vallar Plc bakal merampungkan transaksi dengan PT Bumi Resources Tbk (BUMI) pada 28 Februari besok. Selanjutnya, transaksi untuk mendapatkan PT Berau Coal Energy Tbk (BRAU) bakal segera Vallar realisasikan.

Transaksi dengan BUMI diperkirakan akan selesai pada 28 February 2011. Vallar akan mulai mengontrol Berau pada saat yang sama. Sementara pemegang saham Berau, PT Bukit Mutiara, baru akan menuntaskan transaksinya pada 8 April 2011 setelah periode BCE lock up habis.

 2. BUMI: Rotschild Tuntaskan Akuisisi BUMI dan Berau Akhir Februari
Salah satu perusahaan milik keluarga Rotschild yaitu Vallar Plc menargetkan penyelesaian transaksi
akuisisi saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) dan PT Berau Coal Energy Tbk (BRAU).

Vallar Plc, pada 24 Februari 2011 waktu London menyampaikan informasi kepada pemegang
sahamnya, terkait pencatatan saham perseroan pada papan utama London Stock Exchange,
terkait akusisi saham BUMI dan BRAU.

3. Harga minyak mentah dunia terus naik
Harga minyak mentah di pasar Asia, Rabu (23/2/2011), terus merangkak naik seiring ketegangan di Libya yang merupkan salah satu negara pengekspor utama minyak dunia.
Kontrak utama New York minyak mentah jenis light sweet pengiriman April naik 4 sen ke posisi 95,46 dollar AS per barrel. Adapun minyak mentah jenis Brent North Sea pengiriman April naik 22 sen menjadi 106 dollar AS.
"Aksi berkelanjutan  (di Timur Tengah) bisa menyuntikkan ketidakpastian yang besar pada pasar minyak dalam jangka menengah," ungkap Chen Xin Yi, analis komoditas Barclays Capital yang berkantor di Singapura.
Pada analis menyatakan, ketegangan di negara-negara kunci penghasil minyak di kawasan Afrika Utara dan Timur Tengah, seperti Libya, Bahrain, Yaman, dan Iran menimbulkan kekhawatiran terhadap pasokan minyak mentah global.
Libya yang merupakan negara dengan cadangan minyak terbesar di Afrika dan penghasil minyak terbesar keempat dunia. Negara ini merupakan anggota organisasi pengekspor minyak (OPEC), yang menghasilkan 40 persen cadangan minyak dunia.
"Dengan naiknya harga minyak tersebut, pasti para konsumen minyak akan mencari subtitusi minyak yaitu batu bara, dimana BUMI resources merupakan perusahan batu bara. Hal ini akan mendorong investor memburu saham BUMI".

- price prediction
'' Pada pembukaan besok saham BUMI diperkirakan menguat sampai level 2,975-3,025, rekomendasi: buy and sell higher ''.

- exit plan
support point : 2,750-2,675

- note
'' perhatikan volume perdagangan dan jumlah foreign yang masuk, biasanya harga berbanding lurus dengan jumlah foreign yang masuk ''.

5 saham pilihan (stock picks)

1. KIJA
PT Bekasi Power, anak usaha PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA)  menandatangani perjanjian kerjasama jual beli listrik dengan PT PLN hari ini.   Menurut Investor Relations Manager KIJA, Tim Beekelaar, seperti dikutip IB News, PLN akan membeli  100% listrik yang dihasilkan oleh pembangkit  listrik Bekasi Power berkapasitas 130 MW selama 20 tahun ke depan.   Dengan ditandatanganinya kerja sama ini, KIJA menargetkan pembangkit  listrik akan dapat beroperasi pada triwulan IV-2011.  KIJA menargetkan  kontribusi pendapatan sebesar US$85 juta per tahun dari pembangkit listrik  tersebut.
 
2. ASII: 2010, Cetak Rekor Laba Rp 14 Triliun
PT Astra International Tbk (ASII) berhasil mencetak laba bersih Rp 14,3  triliun, naik 43% dibandingkan 2009 yang sebesar Rp 10,04 triliun. Demikian  disampaikan oleh Presdir Astra Internasional Prijono Sugiarto dalam siaran  pers, Kamis (24/2/2011). "Bisnis Grup Astra menunjukkan kinerja yang  sangat memuaskan pada tahun 2010, membuat Astra mencatatkan rekor  laba dan aktiva bersih per lembar saham yang tertinggi selama ini.  Diperkirakan iklim bisnis 2011 akan tetap menggembirakan dengan tingkat  pertumbuhan laba diharapkan tetap prospektif," tutur Prijono. Kenaikan  laba bersih perseroan di 2010 ditopang oleh pendapatan bersih yang  mencapai Rp 130 triliun atau naik 32% dibanding 2009 yang sebesar Rp  98,526 triliun. Sementara laba usaha naik 15% menjadi 14,7 triliun di 2010.
 
3. AALI: 2010, Raup Laba Bersih Rp2,01 Triliun
PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) mencatatkan laba bersih naik 21,44% dari  Rp1,66 triliun pada 2009 menjadi Rp2,01 triliun pada 2010.  Demikian seperti  dikutip INILAH.COM dari keterbukaan informasi ke Bursa Efek Indonesia  (BEI), Kamis (24/2). Kenaikan laba bersih diikuti kenaikan pendapatan  sebesar 19,11% dari Rp7,42 triliun pada 2009 menjadi Rp8,43 triliun pada  2010. Laba kotor perseroan naik 16,36% dari Rp3,10 triliun pada 2009  menjadi Rp3,60 triliun pada 2010. Selain itu, laba usaha naik 14,88% dari  Rp2,61 triliun pada 2009 menjadi Rp2,99 triliun pada 2010. Laba bersih per  saham dasar pun naik menjadi  Rp1.280,70 pada 2010 dari periode sama  sebelumnya sebesar Rp1.054.55. Jumlah kewajiban dan ekuitas naik 16,11%  dari Rp7,57 triliun pada 2009 menjadi Rp8,79 triliun pada 2010. Kas dan  setara kas perseroan naik 57,34% dari Rp788,54 miliar pada 2009 menjadi  Rp1,24 triliun pada 2010. 
 
4.BDMN: Laba Danamon Rp2,88 Triliun
PT Bank Danamon Indonesia Tbk pada 2010 membukukan laba bersih  setelah pajak sebesar  Rp2,88 triliun, naik 88% jika dibandingkan dengan  periode yang sama tahun sebelumnya Rpl,532 triliun  yang ditopang  pendapatan nonbunga selain dari mass market.  Menurut Dirut Bank  Danamon Henry Ho, kenaikan laba ditopang oleh ekspansi kredit yang  tumbuh 31 %  jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun  sebelumnya menjadi Rp82,66 triliun. Kredit bagi nasabah pada segmen  usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) mencatat pertumbuhan sebesar  24% menjadi Rp26,56 triliun jika dibandingkan dengan periode sebelumnya.  Nilai kredit itu mewakili 32% dari total kredit perseroan. 
 
5. BLTA: Anak Usaha Bakal IPO Maret Senilai US$140 Juta
Salah satu anak usaha PT Berlian Laju Tanker Tbk (BLTA) yaitu PT Buana  Listya Tama siap menawarkan saham perdana ke publik (IPO/Initial Public  Offering) di Maret 2011. Dana yang  dapat diincar dari IPO ini mencapai  US$ 140 juta. Menurut Direktur Keuangan PT Berlian Laju Tanker Tbk (BLTA)  Kevin Wong, hasil IPO anak usaha akan digunakan untuk pengembangan  usaha. Khususnya dalam sektor transportasi energi. Perseroan telah  mempercayakan PT Danatama Makmur serta beberapa underwriter asing  sebagai penjamin emisi efek penawaran umum saham perdana Buana Listya  Tama. Pencatatan saham perdana diperkirakan berlangsung pada Maret 2011.
 

Jumat, 25 Februari 2011

MOVING AVERAGE CONVERGENCE-DIVERGENCE (MACD)



MOVING AVERAGE CONVERGENCE-DIVERGENCE (MACD)
      Dikembangkan oleh Gerald Appel pada akhir tahun tujuh puluhan, Moving Average Convergence-Divergence (MACD) adalah salah satu indikator momentum paling sederhana dan paling efektif yang tersedia. MACD ternyata dua indikator tren-berikut ini, bergerak rata-rata, menjadi osilator momentum dengan mengurangi moving average yang lebih panjang dari rata-rata bergerak lebih pendek. Akibatnya, MACD menawarkan yang terbaik dari dua dunia: mengikuti trend dan momentum. MACD berfluktuasi di atas dan di bawah garis nol sebagai bertemu rata-rata bergerak, salib dan menyimpang. Pedagang dapat mencari crossover garis sinyal, centerline crossover dan perbedaan untuk menghasilkan sinyal. Karena MACD tak terbatas, itu tidak terlalu berguna untuk mengidentifikasi tingkat overbought dan oversold.

Interpretasi
            Seperti namanya, MACD adalah semua tentang konvergensi dan divergensi dari dua rata-rata bergerak. Konvergensi terjadi ketika rata-rata bergerak bergerak menuju satu sama lain. Divergence terjadi ketika rata-rata bergerak pindah dari satu sama lain. Moving average yang lebih pendek (12-hari) lebih cepat dan bertanggung jawab untuk gerakan MACD kebanyakan. Moving average yang lebih panjang (26 hari) lebih lambat dan kurang reaktif terhadap perubahan harga di keamanan yang mendasarinya.
            MACD berosilasi di atas dan di bawah, garis nol yang juga dikenal sebagai centerline. Pindah silang ini sinyal bahwa EMA 12-hari telah menyeberangi EMA 26-hari. Arah, tentu saja, tergantung pada arah silang moving average. MACD positif menunjukkan bahwa EMA 12 hari berada di atas EMA 26-hari. Meningkatkan nilai-nilai positif sebagai EMA lebih pendek menyimpang jauh dari EMA lebih lama. Ini berarti momentum terbalik meningkat. MACD negatif menunjukkan bahwa EMA 12 hari berada di bawah EMA 26-hari. Nilai negatif meningkat lebih pendek EMA menyimpang jauh di bawah EMA lagi. Hal ini berarti downside momentum meningkat.
                Dalam contoh di atas, daerah kuning menunjukkan MACD di wilayah negatif sebagai perdagangan EMA 12-hari di bawah EMA 26-hari. Salib awal terjadi pada akhir September (panah hitam) dan MACD bergerak lebih jauh ke wilayah negatif sebagai EMA 12-hari menyimpang jauh dari EMA 26-hari. Area jeruk menyoroti periode MACD positif, yang adalah ketika EMA 12 hari berada di atas EMA 26-hari. Perhatikan bahwa EMA 12-hari masih berada di bawah 1 selama periode ini (garis titik-titik merah). Ini berarti jarak antara 12-hari EMA dan EMA 26-hari kurang dari 1 titik, yang bukan merupakan perbedaan besar.

Kesimpulan
            Dalam memakai MACD ini sebagai indakator, jika garis dibawah 0 sudah mulai memotong sinyal, waktu yang tepat untuk membeli, dan apabila garis sudah melewati titik 0 dan mulai memotong turun sinyal, waktu yang tepat untuk menjual saham anda. Hal ini akan lebih besar peluangnya jika saham yang anda miliki sudah memenuhi fundamental pada analisa sebelumnya.