Kamis, 03 Maret 2011

MARKET PREVIEW

BBTN

Pada perdagangan tadi, BBTN dibuka pada level 1,460 dan menguat 10 atau 1,470 di akhir sesi. BBTN di perkirakan masih mampu naik sampai level 1,480-1500. Hal ini didukung oleh adanya berita tentang pembagian dividen, oleh karena itu BBTN masih punya peluang untuk naik lagi sampai dividen dibagikan.

BUMI

Pada perdagangan tadi, BUMI melunjak ke level 3,075 atau menguat 125 point. Hal ini dipicu oleh banyaknya investor asing yang masuk, yaitu sebanyak 228,313,275. Investor asing masuk atas dasar, menjulangnya harga minyak mentah dunia. Dan selain itu pada awal maret ini merupakan musim dingin, sehingga menyebabkan banyak konsumen yang membutuhkan bahan bakar (energi). Di perkirakan saham BUMI masih bisa naik ke level 3,100-3,150.

- berita terkait BUMI :

1. BUMI Akan Hentikan Perdagangan Sahamnya Sementara

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bumi Resources Tbk (BUMI) bersiap untuk menghentikan perdagangan sejumlah sahamnya. Hal itu dilakukan seiring realisasi transaksi tukar guling saham BUMI dengan Vallar Plc.
Seperti yang dijelaskan pada prospektus Vallar Plc, sebanyak 587,63 juta saham BUMI akan di lock-up alias tidak diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI). Jumlah itu setara dengan 2,8 persen saham BUMI yang diperdagangkan di pasar dalam negeri. Penghentian perdagangan itu akan dilakukan pada saat transaksi berlangsung hingga 6 Oktober 2011 mendatang.
Adapun transaksi pertukaran saham tersebut dilakukan pekan ini. "Kami belum bisa memberitahu kapan tepatnya, nanti kita akan umumkan," ujar Direktur dan Sekretaris Perusahaan BUMI Dileep Srivastava kepada KONTAN.
Seperti diketahui, pada November 2010 lalu perusahaan investasi milik keluarga penguasa Inggris Rothschild mengakuisisi 25 persen atau sekitar 5,19 miliar saham BUMI milik PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) dan Long Haul. Transaksi dilakukan di harga Rp 2.500 per saham. Sebagai bayarannya, Bakrie Group berhak memiliki 90,1 juta saham Vallar di harga 10 per poundsterling saham.
Dengan transaksi itu, Grup Bakrie menguasai 43 persen saham Vallar, sekaligus menjadi pemegang saham pengendali. Maka itu, Vallar Plc nanti akan berganti nama menjadi Bumi Plc. Akhir pekan lalu, BUMI dan Vallar juga menyepakati bahwa saham BUMI yang dimiliki Vallar akan diserahkan kepada anak usahanya UK Subco.
2. BUMI: Tambah 7,4 Miliar Saham di BRMS
Bumi Mineral Resources Tbk (BRMS) menerbitkan sebanyak 7,4 miliar lembar saham baru yang dicatat atas nama PT Bumi Resources Tbk (BUMI). Corporate Secretary BRMS Muhammad Sulthon menjelaskan jika pencatatan saham baru tersebut terkait dengan mandatory convertible note yang diterbitkan perseroan kepada BUMI dengan nilai Rp4,96 triliun.

Dia menjelaskan jika convertible note tersebut wajib dikonversi tiga bulan setelah pelaksanaan pencatatan saham perseroan di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan harga konversi yang akan jatuh pada tanggal 9 Maret 2011."Perseroan akan menerbitkan sebanyak 7.401.541.000 saham baru yang akan dicatat atas nama Bumi Resources selaku pelaksana konversi," jelasnya dalam keterangan tertulisnya kepda bursa di Jakarta, Rabu (3/3/2011).

Sekarang ini, BUMI memiliki sebanyak 14,87 miliar lembar saham BRMS setara dengan 81,84% Sisanya dimiliki masyarakat dengan kepemilikan sebanyak 3,3 miliar lembar saham setara dengan 18,16%.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar