Saham PT Bank Permata Tbk (BNLI) akan dibawa menembus level Rp 1.900 hingga Rp 2.000 untuk jangka pendek. Hal tersebut terpicu kabar Grup Astra yang siap menambah kepemilikan sahamnya di perseroan melalui Standard Chartered Bank London. Selain itu, kinerja laba bersih tahun buku 2010 yang naik 2x lipat dan rencana ekspansi di tahun ini turut menopang pergerakan saham. Pada perdagangan Selasa BNLI ditutup naik Rp 30 menjadi Rp 1.700.
2. BNLI: Incar DPK Rp 69 Triliun
| PT Bank Permata Tbk menargetkan penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) tumbuh 20% pada 2011 menjadi sekitar Rp 69,24 triliun. Target tersebut meningkat dibandingkan tahun lalu senilai Rp 57,7 triliun. Direktur Ritel Bank Permata Lauren Sulistiawati mengatakan, perseroan berencana meningkatkan porsi dana murah terdiri atas giro dan tabungan menjadi 47-48% dari total DPK. Sedangkan dalam bentuk deposito sekitar 52-53%. Sampai akhir tahun lalu, porsi deposito masih sekitar 55% dan dana murah 45%. Guna mengubah komposisi tersebut, dia menilai, pertumbuhan dana murah harus lebih tinggi dibandingkan deposito. Bank Permata menargetkan pertumbuhan dana murah tahun ini sekitar 22-24%. Sementara untuk deposito ditargetkan tumbuh mencapai 18%. |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar