PT. International Nickel Indonesia Tbk (INCO) tampaknya akan terus melejit. Laba bersih 2010 yang naik signifikan membawa ekspektasi adanya dividen menarik.
INCO pada 2010 berhasil membukukan laba bersih US$437,363 juta, atau naik 156,7% dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya US$170,417 juta. Dengan laba bersih yang meningkat, korporasi akan membagikan dividen yang menarik bagi investor.
Tak heran bila pada perdagangan Jumat (8/4), saham INCO diburu para investor, dengan ditutup menguat 125 poin (2,65%) ke level Rp4.850. Volume transaksi tercatat sebesar 29.78 juta lembar senilai Rp143.82 miliar.
Kenaikan harga INCO juga ditunjang kenaikan harga komoditas nikel sebesar 1,7% untuk pengiriman 3 bulan ke depan. Selain proyek PLTA Karebbe yang rampung akhir 2010 dan akan beroperasi pertengahan tahun ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar