Jumat, 08 April 2011

berita segar untuk trader

DANA ASING AKAN BANJIRI BURSA INDONESIA
Dana asing semakin mendorong kenaikan pasar saham Indonesia ke depan. Sebab investor asing merespon kenaikan rating utang Indonesia yang dilakukan S&P.

Analis saham Purwoko Sartono menilai rendahnya ekspektasi tingkat inflasi hingga bulan depan, optimisme pertumbuhan ekonomi kuartal 1 yang diatas 6%, serta nainya rating hutang Indonesia akan menjadi pendorong naiknya indeks dalam jangka pendek.

Nilai tukar rupiah berdasarkan data pekan lalu juga terlihat terus menguat. Hal ini mengindikasikan aliran dana asing yang masih masuk ke pasar finansial Indonesia. Nilai tukar rupiah di pasar spot valas antar bank Jakarta, Jumat (8/4) ditutup menguat 24 poin (0,27%) jadi 8.651/8.657 per dolar AS dari posisi kemarin 8.675/8.685. "Kami melihat untuk jangka pendek indeks masih akan cenderung menguat," katanya.

Pendek kata, pasar merespon langkah S&P menaikkan rating Indonesia menjadi katalis positif bagi IHSG pada perdagangan terakhir pekan lalu. S&P dalam keterangan resmi di Singapura Jumat kemarin menaikkan S&P menaikkan peringkat utang dan sovereign credit dalam mata uang asing jangka panjang Indonesia dari 'BB' menjadi 'BB+', dengan outlook positif. S&P juga mempertahankan peringkat utang jangka pendek Indonesia pada 'B'.

Di sisi lain juga terlihat pergerakan bursa regional masih akan dibayangi oleh data makro ekonomi AS, dampak krisis bencana di Jepang, serta krisis politik di Timur Tengah yang menyebabkan harga komoditas cenderung fluktuatif.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar