Selasa, 26 April 2011

Laba Bersih Bank CIMB Niaga Naik 39%

PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) memperoleh laba bersih sebesar Rp727,53 miliar pada kuartal I 2011, atau meningkat 39% dari periode yang sama tahun 2010 Rp524,18 miliar.


Demikian dikutip dari keterangan resmi yang diterbitkan Selasa (26/4). Pertumbuhan laba ini terutama diperoleh dari meningkatnya pendapatan laba operasional, terutama berasal dari pertumbuhan kredit yang cukup signifikan sebesar 31% menjadi Rp109,98 triliun.

CIMB Niaga akan terus pula mendorong pertumbuhan kredit syariah, micro finance, dan juga rahn (gadai). Kedua bisnis terakhir tersebut, merupakan bisnis baru yang dikembangkan oleh CIMB Niaga, yang memiliki prospek dan pertumbuhan yang baik.

Manajemen memberi dukungan penuh atas pengembangan bisnis ini, terlihat dari penambahan outlet mikro laju, dari 35 menjadi 142 outlet, dengan pertumbuhan kredit sebesar 619%. Demikian pula dengan bisnis rahn, yang walaupun dalam jumlah relatif kecil, akan tetapi secara pertumbuhan telah mencapai Rp12,1 miliar.

Total aset per 31 Maret 2011 mencapai Rp149,05 triliun, meningkat sebesar 30% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp114,59 triliun. Sehingga, CIMB Niaga memperkokoh posisinya sebagai bank terbesar ke-lima di Indonesia dari sisi aset.

Adapun untuk Loan to Deposit Ratio (LDR) CIMB Niaga per 31 Maret 2011 tercatat sebesar 90,31%. Lebih 21% dari total kredit CIMB Niaga disalurkan di luar pulau Jawa, mencerminkan strategi penyaluran kredit yang menyeluruh di Indonesia.

CIMB Niaga terus mempertahankan kualitas aset-nya, tercermin dari rasio NPL bruto yang sebesar 2,86% pada bulan Maret 2011 dibandingkan periode yang sama tahun 2010 yang sebesar 3,06%.

Arwin Rasyid, Presiden Direktur CIMB Niaga mengatakan rasio keuangan CIMB Niaga juga semakin membaik. Pada 31 Maret 2011, Return on Asset (ROA) CIMB Niaga tercatat di level 2,65%, naik 7 bps dari periode yang sama tahun sebelumnya di level 2,58%.

Adapun Return on Equity (ROE) Shareholder’s Fund juga mengalami kenaikan dari posisi 18,25% menjadi 19,25% pada bulan Maret 2011.

CIMB Niaga juga berhasil mengumpulkan dana pihak ketiga (DPK) sebesar Rp120,55 triliun, atau naik 29% dari periode yang sama tahun lalu yang sebesar Rp93,67 triliun. Komposisi dana semakin baik, terlihat dari meningkatnya CASA (current account savings account) menjadi Rp57,71 triliun atau naik sebesar 29% dari Maret 2010 ke Maret 2011. Sehingga, rasio dana murah meningkat menjadi sebesar 47,88% di Maret 2011.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar