Minggu, 24 April 2011

laba BBRI naik

Dengan perkiraan laba bersih di kuartal I sekitar Rp4 triliun maka saham Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) masih di area beli.

Demikian dikutip dari hasil riset Samuel Sekuritas. "Kami perkirakan kenaikan ini masih dikarenakan dampak penerapan effective interest rate dari sebelumnya flat rate, yang menjadikan angsuran bunga yang lebih besar di awal. Selain itu kami juga memperkirakan terdapat recovery dari write off kredit, yang mengakibatkan pendapatan non bunga naik signifikan."

Untuk kredit sendiri diperkirakan tumbuh 18-22% YoY pada 1Q11. Dan pertumbuhan kredit tahun ini diperkirakan mencapai 20%. Dengan dividen, BBRI dikabarkan telah mengajukan rasio pembayaran dividen (dividend payout) sebesar 10% untuk mendukung ekspansi usaha. Saat ini BBRI diperdagangkan pada PBV’11 3.7x masih lebih rendah dari BBCA 4.9x.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar